Bertahanlah
Kamis, 16 Juli 2020
Lukas 21:7-19
Kita sering menjadi kecewa dan ragu saat menyadari bahwa perbuatan baik yang kita lakukan disalahartikan oleh orang lain. Kita menjadi ragu untuk melanjutkan kebaikan kita. Memang tidak mudah, akan tetapi hanya dengan cara inilah orang lain akan ikut melakukan apa yang baik, karena kebaikan itu menular.
Dan salah satu tindakan yang baik dalam bacaan hari ini adalah menjaga ucapan. Kepada para murid Yesus menekankan pentingnya menggunakan hikmat Allah dalam berkata-kata. Yesus menegaskan agar saat bicara, para murid tidak mengandalkan hati atau pikiran sendiri, tetapi di atas semuanya itu mereka perlu menggunakan hikmat yang berasal dari Allah. (Luk. 21:13-15).
Memang lidah tak bertulang. Karena itu, hendaknya kita tidak jemu-jemu untuk memohon hikmat dari Allah, agar kata-kata yang terucap mampu meneguhkan, memberikan ketenangan dan damai sejahtera. Sekali lagi, bukan persoalan mudah, karena itu kita perlu hikmat Allah.
Berucap memang mudah, tetapi melakukan itu susah. Sering kita mendengar istilah NATO : No Action Talk Only (hanya berbicara, tetapi tidak melakukan) dan ini tidak dikehendaki Tuhan. Tuhan menghendaki kata- kata yang berhikmat yang keluar dari diri kita tidak hanya ditujukan pada orang lain, tetapi juga harus kita lakukan sendiri dalam kehidupan kita.
Di tengah kerasnya kehidupan saat ini, tentunya banyak tantangan dan kendala untuk tetap berucap dengan hikmat Allah dan melakukannya. Firman Tuhan hari ini menguatkan dan menyemangati, walau tidak mudah dan banyak halangan, tetapi justru dalam keadaan seperti itulah kita bersaksi tentang Tuhan. Jadi jangan mudah menyerah ketika apa yang kita lakukan telah sesuai dengan kebenaran firmanNya. Tetaplah lakukan apa yang benar, tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi sampai berulang-ulang kali. Lukas 21:19 “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”
Selamat beraktivitas
Tetap jaga kesehatan jiwa dan raga
Tuhan memberkati





