BERSEKUTU DAN BERBAGI
Kisah Para Rasul 2:44
“Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,”
Saudara, kapankah waktu yang tepat untuk berbagi? Di waktu kita berkelimpahan ataukah di waktu kita kekurangan?
Mungkin kita akan menjawab di waktu kita sedang berkelimpahan merupakan saat yang tepat untuk berbagi. Akan tetapi, haruskah seseorang menunggu saat berkelimpahan untuk berbagi?
Bagaimana kalau seseorang selalu merasa kekurangan, apakah kemudian tidak akan berbagi?
Dalam teks kita saat ini, yang membuat jemaat Kristen mula-mula bisa bertumbuh dengan baik, bahkan diceritakan dalam bacaan kita ini, mereka disukai semua orang dan semakin banyak orang yang bergabung dengan jemaat Kristen mula-mula ini adalah melalui cara hidup jemaat pertama yang rupanya telah menjadi daya tarik bagi banyak orang pada saat itu. Iman terhadap Yesus yang bangkit telah memampukan mereka hidup dalam suatu persekutuan yang saling peduli dan berbagi.
Tentu mereka sangat memperhatikan pertumbuhan spiritual atau rohani mereka: bertekun dalam persekutuan, doa, pengajaran dan sakramen.
Namun bukan hanya pertumbuhan spiritual yang diperhatikan, pemenuhan kebutuhan hidup jasmani dan sosial mereka, juga mendapat perhatian yang penting. Dalam kesatuan dan kebersamaan mereka, segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama. Harta benda pribadi yang mereka miliki, dijual dan dibagi-bagikan kepada sesama sesuai dengan keperluan masing-masing. Mereka juga bertumbuh bersama dalam mendukung dan menopang permasalahan-permasalahan sosial yang mereka hadapi. Sungguh mereka meneladani cara hidup Yesus.
Maka, hal yang kita refleksikan saat ini adalah menjadi komunitas yang bersekutu, peduli, dan berbagi adalah karunia Roh Kudus, sekaligus karya yang harus kita wujudkan dalam mengikuti jejak pelayanan Kristus yang bangkit.
Marilah kita hayati cara hidup pribadi dan persekutuan, yang peduli dan berbagi ini sebagai karunia sekaligus kesempatan untuk berkarya bagi Tuhan dan sesama. Selamat bersekutu dan berbagi. Tuhan Yesus memberkati. Amin





