Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Selasa, 2 Maret 2021

1 Petrus 3 : 14 – 15a
Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar. Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!

Judul ini sangat menggelitik dan membuat kita bertanya-tanya. Jika kita diberi pertanyaan itu, apa yang akan menjadi jawaban kita? Berikut ini ada sebuah cerita menarik tentang Profesor dan mahasiswanya yang akan membantu kita memahaminya,
Prof : Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?
M1 : Betul, Dia yang menciptakan semuanya.
Prof : Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan kejahatan…

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis profesor. Lalu ada mahasiswa lain yang menanggapi.
M2 : Prof, boleh saya bertanya?
Prof : Tentu saja
M2 : Prof, apakah dingin itu ada?”
Prof : Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.
M2 : Kenyataannya Prof, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.
Prof, apakah gelap itu ada?
Prof : Tentu saja itu ada.
M2 : Sekali lagi anda salah, Prof. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.
Prof, apakah kejahatan itu ada?
Prof : Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia.
M2 : Sekali lagi Anda salah, Prof. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

Kita semua mendambakan hidup yang damai, tenang, tidak ada kejahatan yang menghantui. Dari cerita di atas dan bacaan kita hari ini : Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan kita diajak untuk selalu menjadikan Tuhan yang utama di hati dan kehidupan kita. Dengan demikian, kehidupan kita dilingkupi kebaikan dan damai sejahtera. Mari kita mulai dari diri kita!

Selamat melanjutkan kehidupan bersama Tuhan
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan