Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

UCAPAN POSITIF

Kamis, 17 Maret 2022

Yesaya 61 : 1 – 2

Dunia kesehatan mental saat ini sedang gencar mengedukasi masyarakat tentang bahaya perkataan negatif terhadap kondisi kejiwaan seseorang. Ternyata ucapan celaan fisik/body shaming (jelek, hitam, gendut, cungkring, dll), minimnya apresiasi, dan kekerasan verbal lainnya bisa membuat mental seseorang tidak stabil. Seseorang akan merasa rendah diri, dihantui rasa bersalah, cemas, takut, tidak aman (insecure), hingga depresi. Kita bisa membayangkan betapa beratnya menjalani kehidupan dengan dihantui perasaan-perasaan negatif itu.

Yesaya 61 memberikan gambaran bangsa Israel yang sedang berada dalam kesesakan penindasan Babel, mendapat kabar baik, yaitu pembebasan. Mereka akan terbebas dari penjajahan, penindasan, tekanan fisik dan mental oleh Babel. Mereka akan terbebas dari rasa sakit dan dukacita. Mereka akan merasakan sukacita yang melimpah. Kabar ini menjadi pengharapan dan penyemangat bagi Israel.

Belajar dari pembawa kabar baik untuk bangsa Israel dalam Yesaya 61, kita bisa melihat betapa berharganya berita baik/ucapan baik di saat-saat krisis. Saat ini dunia sedang dilanda banyak krisis: krisis kepercayaan, ekonomi, sosial, kesehatan fisik dan mental. Betapa menyegarkan dan menyejukkannya berita baik. Betapa ucapan baik mampu membebaskan orang dari perasaan-perasaan negatif, menyembuhkan banyak luka. Maka dari itu, mari dengan hikmat dari Roh Kudus, kita turut mendatangkan damai sejahtera bagi sesama. Kita dapat memulainya dari hal-hal kecil, seperti memperbanyak ucapan-ucapan positif yang membangun dan penuh kasih untuk sesama. Amin.

Semangat berbagi ucapan positif
Tetap jaga kesehatan
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan