TEGURAN
Selasa, 1 Maret 2022
Yeremia 36 : 2 – 3
“Ambillah kitab gulungan dan tulislah di dalamnya segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu mengenai Israel, Yehuda dan segala bangsa, dari sejak Aku berbicara kepadamu, yakni dari sejak zaman Yosia, sampai waktu ini.
Mungkin apabila kaum Yehuda mendengar tentang segala malapetaka yang Aku rancangkan hendak mendatangkannya kepada mereka, maka mereka masing-masing akan bertobat dari tingkah langkahnya yang jahat itu, sehingga Aku mengampuni kesalahan dan dosa mereka.”
Teguran erat kaitannya dengan perbuatan yang dianggap tidak seharusnya dilakukan. Akan tetapi, menerima teguran bukanlah hal yang mudah. Kadang muncul perasaan marah, tidak terima, gengsi ketika ditegur. Tetapi sebenarnya ketika mau lebih memahami tujuan dan arti teguran tersebut, teguran itu akan membawa kebaikan.
Firman Tuhan kepada Yeremia dalam bacaan hari ini berisi teguran Allah kepada bangsa Yehuda. Mereka ditegur agar bertobat dan tidak tertimpa malapetaka. Teguran ini merupakan wujud kepedulian Allah. Allah masih mencintai mereka dan ingin memulihkan kehidupan mereka. Namun ternyata, bangsa Yehuda tidak menghiraukannya. Gulungan firman Tuhan ini dibakar oleh Raja Yoyakim. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak mau mendengar teguran Allah. Dan akhirnya Allah menghukum Yehuda dengan Yerusalem jatuh ke tangan Nebukadnezar dan dibawa ke Babel sebagai tawanan.
Dengan merenungkan kisah ini, mari kita belajar untuk mendengar dan memahami makna teguran, terlebih teguran dari Tuhan yang dapat membuat hidup kita menjadi lebih baik. Allah tidak selalu mewujudkan kasih-Nya dengan berkat dan hal-hal yang membahagiakan saja, tetapi juga dapat melalui teguran yang akan memperbaiki dan memulihkan hidup ciptaan-Nya.
Amin.
Semangat beraktivitas
Tetap jaga kesehatan
Tuhan memberkati





