Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

SITUASI BURUK

Kisah Para Rasul 16:25

“Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.”

Ketika kita menyaksikan langit tertutup rapat oleh gumpalan-gumpalan awan gelap pekat, kita tentu tahu tanda apakah itu. Apalagi ditambah dengan deru guruh yang begitu keras dan kilat menyambar-nyambar, saat itu kita pun menyimpulkan bahwa hujan deras bahkan bisa jadi badai akan datang. Lalu muncul perasaan takut, khawatir dan panik. 

Dalam perjalanan hidup kita bersama Tuhan, kita tidak lepas dari keadaan-keadaan yang dapat digolongkan sebagai tanda-tanda buruk. Pernahkah kita merenungkan apa yang Paulus dan Silas pikirkan saat di hadapan mereka berdiri seorang hamba perempuan yang kerasukan roh tenung, perempuan yang dengan tenungan-tenungannya telah memberi kekayaan besar kepada beberapa orang? Mereka tahu apa resiko ketika mereka mengusir roh jahat dari perempuan itu. Itu jadi tanda suram! Benar, akhirnya mereka berdua dianiaya dan dijebloskan dalam penjara dengan kedua kaki terbelenggu pasungan. Meski demikian, Paulus dan Silas tetap menghadapi semua itu dengan sukacita karena dorongan kuat untuk menaati Allah dan menyebarkan kabar baik tentang Yesus Kristus.

Setiap kali melihat tanda-tanda buruk, hal itu mungkin melemahkan iman dan mematahkan semangat kita. Tetapi kita dimampukan untuk mematahkan semua itu dengan cara bergantung kepada Roh Kudus. Roh Kudus memberi kekuatan dan menolong kita untuk mengatasi masa-masa buruk dalam hidup kita dan Tuhan sanggup mengubah kesuraman menjadi sukacita. Tetaplah berpegang teguh dalam iman dan mohon pimpinan Roh Kudus dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan