SEMUA ADALAH KASIH KARUNIA
Galatia 1:15-16
“Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia”
Jika kita pernah membaca koran atau iklan lowongan pekerjaan di media sosial atau internet, setiap lowongan pekerjaan pasti ada kualifikasi tertentu yang harus dipenuhi oleh calon pelamar yang bersangkutan. Contoh : memiliki gelar S1, menguasai bahasa inggris, memiliki kepribadian yang baik dan lain sebagainya.
Namun kita patut bersyukur, sebab Tuhan tidak memilih kita berdasarkan kualifikasi tertentu. Dia tidak berkata bahwa kita harus mahir dalam pengetahuan Alkitab terlebih dahulu, baru kita bisa diterima menjadi umat pilihan-Nya, atau sebagainya. Bersyukur Tuhan memilih kita berdasarkan anugerahNya. Ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat di dalam hidup kita, saat itu juga kita menjadi umat pilihan-Nya. Dalam bacaan hari ini Paulus juga mengakui hal tersebut. Paulus menyadari betul bahwa ia dipilih menjadi rekan kerja Allah semata-mata karena anugerah-Nya yang besar.
Oleh karena itu hal yang perlu kita refleksi hari ini karena semua adalah wujud kasih karuniaNya maka tetaplah rendah hati dihadapan manusia terlebih di hadapan Tuhan, sebab kita menjadi umatNya hanya karena anugerahNya. Tugas kita adalah kita dipanggil untuk memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa. Mulailah melakukannya dari ruang lingkup terdekat kita. Sehingga kehadiran kita membawa kabar baik dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati. Amin





