SATU-SATUNYA ANDALAN
Selasa, 27 Juni 2023
Mazmur 62 : 6 – 8
_Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah._
Dalam hidup kita sering kecewa dengan orang-orang di sekitar kita. Katanya teman eh ternyata lawan. Dijadikan tempat curhat ternyata malah disebarkan. Ada yang salah paham dan tidak menyukai kita. Ada yang menghakimi bahkan menyebarkan berita bohong tentang kita. Ada yang iri dengan pencapaian kita. Ada saja hal-hal yang membuat kita kecewa dengan orang-orang di sekitar kita sampai kita kebingungan siapa yang benar-benar tulus mengasihi kita. Seringkali ini membuat kita bingung kepada siapa kita harus bersandar ketika kita sedang dalam pergumulan, kepada siapa harus bercerita ketika sedang banyak fikiran.
Situasi pemazmur dalam Mazmur 62 adalah sedang berhadapan dengan musuh yang hendak menjatuhkannya. Daud menghadapi orang-orang yang mulutnya manis, tapi hatinya penuh tipu muslihat. Bahkan orang terdekat dan keluarganya ingin menggulingkannya. Dalam situasi ini pemazmur meyakini bahwa *hanya Tuhan* tempat perlindungan baginya. *Hanya Tuhan satu-satunya yang dapat diandalkan, memberi ketenangan, kekuatan, pengharapan, dan perlindungan*. Dalam perlindungan Allah, ia merasa lega dan aman. Ia bebas mencurahkan seluruh pergumulannya kepada Allah. Manusia bisa berkhianat dan berdusta, tetapi ia percaya Allah setia kepadanya. *Sehebat apa pun kesulitan yang dihadapi, Daud tahu ia harus segera berlari kepada Allah karena di sanalah jiwa yang gelisah menjadi tenang.*
Dari Daud kita belajar bahwa Allah adalah satu-satunya andalan hidup kita. Dalam dekapan Allah kita mendapat ketenangan, kekuatan, pengharapan, dan perlindungan. Ia setia bersama kita kapanpun dan dalam situasi apapun. Jadi, jangan jauh-jauh dari Tuhan. Tetaplah dekat dan melekat padaNya. Amin.
Tuhan memberkati





