SAMPAIKANLAH! SERUKANLAH!
Yunus 3:2,4
“”Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu.” Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.””
Untuk kedua kalinya, Nabi Yunus dipanggil Tuhan untuk menyerukan Firman-Nya kepada Niniwe. Tuhan akan menghukum mereka karena kejahatan yang mereka perbuat. Pasti tidak mudah menyampaikan berita yang buruk kepada masyarakat yang sedang dilanda euforia pemuasan nafsu dan tindakan kejahatan. Belum tentu orang mau menerima peringatan itu dengan lapang dada, apalagi berterima kasih pada sang utusan. Yang sudah terbayang adalah munculnya ejekan, hujatan, bahkan tuduhan sebagai ekstrimis keagamaan.
Namun, Tuhan hanya meminta kepada Yunus untuk taat, dengan menyampaikan berita hukuman yang keras itu kepada Niniwe. Tuhan memintanya menyampaikan hal itu tanpa memolesnya menjadi berita yang halus dan menyenangkan, supaya mudah diterima. Apakah Niniwe akan menerima atau menolaknya itu bukan urusan Yunus. Kewajibannya adalah setia pada panggilan Tuhan.
Perintah dan panggilan seperti ini masih terus ditugaskan kepada kita selaku murid Kristus. Kita telah diselamatkan dari dunia penuh dosa. Kita diutus ke dalam dunia supaya setia menjadi saksi-Nya. Dengan membawa berita penting yaitu dunia dengan segala isinya pasti akan lenyap karena dosa yang diperbuatnya. Namun Kristus telah menebus dengan mati di atas kayu salib dan pada hari yang ketiga ia telah bangkit. Bersediakan kita menjalani tugas ini? Tuhan Yesus memberkati. Amin.





