Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Roh Kudus Melingkupi

Selasa, 1 Juni 2021

Kisah Para Rasul 20 : 19, 22 – 24

Salah satu indikator kedewasaan seseorang adalah kesediaannya untuk mengasihi sesama. Namun kenyataannya saat ini banyak orang memilih menghindarinya dengan berbagai alasan: belum sempat, masih repot, tidak ada untungnya, dan alasan-alasan lainnya. Mengasihi sesama memang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dana, bahkan perasaan. Perasaan semakin dikorbankan ketika melihat orang yang dikasihi tidak tahu berterimakasih, membalas kebaikan dengan kejahatan, belum lagi kalau saat memberikan waktu, tenaga, pikiran bagi sesama terkadang disalah artikan. Hal-hal itu membuat banyak orang memilih diam atau abai pada sesama.

Pengalaman mengasihi sesama ini juga dirasakan oleh Paulus. Ia sudah melayani Tuhan melalui jemaat-Nya dengan rendah hati tetapi orang-orang Yahudi memusuhinya dan berniat membunuhnya hingga Paulus banyak meneteskan air mata. Repot, diabaikan, mendapat penolakan dan ancaman merupakan fakta yang dialami Paulus. Tetapi Paulus tidak berhenti untuk tetap mengasihi sesama. Ia ingin hidupnya berguna bagi sesama dan semakin banyak orang mengalami Tuhan melalui pelayanannya. Paulus adalah tawanan Roh Kudus dalam ayat 22 berarti bahwa seluruh hidup Paulus diserahkan pada Allah melalui Roh Kudus yang melingkupi seluruh hidupnya. Meskipun perjalanan Paulus ke Yerusalem bukan tanpa resiko, ia tetap berangkat. Penjara dan sengsara sudah menunggunya, namun Paulus berani menghadapinya. Roh Kudus yang melingkupi seluruh kehidupan Paulus membuatnya berani menghadapi segala sesuatu.

Kita dipanggil oleh Allah untuk mengasihi sesama. Tuhan memberikan Roh KudusNya melingkupi kita, memberikan kekuatan, kreativitas, dan keberanian menghadapi segala kemungkinan dalam mengasihi sesama.

Mari mengasihi sesama
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan