RANTAI KEBAIKAN
Kamis, 23 Mei 2024
1 Tesalonika 3 : 7 – 8
maka kami juga, saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu. Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan.
Rasul Paulus sangat puas atas kabar baik yang dibawa oleh Timotius sekembalinya dari jemaat di Tesalonika. Jemaat Tesalonika beriman teguh dan hidup dalam kasih. Kabar baik ini bagi Paulus cukup untuk mengimbangi kesusahan yang ia hadapi. Penderitaannya terbayar dengan iman percaya jemaat yang terus bertumbuh. Iman jemaat menjadi semangat dan inspirasi bagi Paulus untuk melanjutkan pelayanan.
Seperti kisah dalam bacaan hari ini, ada sebuah video di instagram ( https://www.instagram.com/reel/C0NJQrGy63o/?igsh=NjFqamdnbzlpNXJ2 ) yang dapat menjadi inspirasi kita bersama. Berawal dari seseorang membantu seorang wanita yang menggunakan tongkat turun dari bus. Peristiwa ini dilihat dan menginspirasi seorang pemuda untuk menolong seorang nenek yang menyebrang jalan. Peristiwa ini dilihat dan menginspirasi seorang pria untuk memasukkan plastik ke tempat sampah. Peristiwa ini dilihat dan menginspirasi seorang remaja untuk menyingkirkan penghalang di jalur pejalan kaki untuk tuna netra. Peristiwa ini dilihat dan menginspirasi seorang wanita untuk memberikan tempat duduknya bagi seorang kakek di bus, dst.
Melalui video singkat ini, kita melihat bagaimana kebaikan yang satu menjadi inspirasi kebaikan lainnya, sehingga terbentuklah rantai kebaikan. Dari satu tumbuh seribu. *Betapa indahnya jika setiap orang memiliki gaya hidup berbuat kebaikan, dan terus berkembang menjadi rantai kebaikan,sehingga dunia penuh dengan damai sejahtera.* Jadi, mari kita berbuat baik! Amin.
Tuhan Memberkati





