Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

PUTIH

Kamis, 14 April 2022

Yohanes 13 : 14
Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;

Setiap warna memiliki makna. Warna putih seringkali digunakan untuk menggambarkan kebersihan, kesucian, kemurnian, kesatuan, kedamaian, keseimbangan, kebenaran, kesederhanaan, tidak bersalah, kesempurnaan, pengampunan, dan penerimaan. Warna yang sederhana namun memiliki makna yang luas dan dalam.

Seperti halnya tindakan sederhana pembasuhan kaki yang ternyata memiliki makna begitu dalam. Pembasuhan kaki menjadi tindakan yang biasa-biasa saja jika yang melakukannya adalah diri kita sendiri untuk diri kita atau orang yang kita anggap memang sudah tugasnya untuk membasuh, seperti seorang hamba dalam adat Yahudi yang bertugas membasuh kaki para tamu sebelum masuk ke rumah. Pembasuhan kaki menjadi hal biasa dan tidak spesial. Namun dalam Yohanes dengan jelas dikisahkan Yesus, yang adalah Tuhan, Guru, Ia membasuh kaki para murid. Ia rela merendahkan diri untuk memberi teladan bagi para murid.

Kamis Putih mengingatkan kita akan peristiwa pembasuhan yang dilakukan oleh Tuhan dan Guru kita kepada kita para murid yang sebenarnya tidak layak menerima perlakuan ini. Dia membasuh kita, menyucikan, membersihkan, memutihkan kita. Tidak hanya air yang digunakan untuk membasuh kita, bahkan esok hari Ia gunakan darahNya untuk menyucikan kita dari dosa dalam peristiwa Jumat Agung. Kamis Putih mengajak kita untuk menghayati dan mengingatkan kembali bahwa Ia telah memutihkan kita yang kotor ini. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita berupaya untuk tidak mengotorinya lagi, bahkan kitapun memiliki penugasan untuk melakukan hal yang sama pada sesama kita, yaitu saling membasuh, saling melayani, saling mengasihi. Amin.

Selamat menghayati Kamis Putih
Selamat mempersiapkan diri menerima Perjamuan Kudus
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan