Pohon Menghasilkan Buah Baik
Matius 7:21
“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”
Ketika saudara menanam pohon jeruk, harapannya adalah pohon itu tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang baik juga. Buahnya manis dan bisa dikonsumsi banyak orang. Kehidupan orang Kristen pun saya menggambarkan seperti pohon yang diharapkan bisa menghasilkan buah yang baik sehingga berguna bagi orang lain dan tentunya menyenangkan sang tuan yang menanamnya. Tetapi sayangnya banyak orang Kristen yang hanya berhenti pada label kekristenannya dengan acara ritual, ibadah, persembahan dan lain sebagainya sudah bisa disebut sebagai orang Kristen atau pengikut Kristus. Padahal ia harus menghasilkan buah yang baik bukan buah yang busuk. Apa itu? Yaitu hidup yang senantiasa melakukan kehendak Bapa. Tuhan menghendaki hidup yang tidak hanya melakukan hal-hal yang telah disebutkan di atas, tetapi lebih dari itu semua, yang Dia kehendaki adalah melakukan kehendak Bapa dalam segala hal. Inilah yang terutama.
Maka, dalam perjalanan hidup setiap hari, setiap orang Kristen dituntut untuk mempertanyakan kepada diri sendiri terkait sudah tidaknya dia melakukan kehendak Bapa. Orang-orang yang mengasihi Tuhan, membuktikan cintanya dengan hidup yang melakukan kehendak Bapa. Dengan begitu, hidupnya akan indah karena menghasilkan buah-buah kehidupan, yang baik, berkenan dan sempurna di mata Tuhan. Buah-buah ini tidak hanya dinikmati oleh Tuhan, tetapi juga menjadi hadiah bagi orang-orang di sekeliling kita.
Dari firman ini, kita diingatkan bahwa kecintaan seseorang terhadap Tuhan dilihat dari buah yang dihasilkannya yaitu hidup di dalam kebenaran dan kebaikan, menurut kehendak Bapa! Karenanya, marilah kita bertobat dengan cara menyediakan diri untuk mengenali kehendak-Nya. Memberikan waktu untuk merenungkan firman-Nya, memperkarakan setiap kehendak-Nya dalam segala hal dan segala hal yang kita perbuat sehingga kita mampu menghasilkan buah yang baik.
Selamat mempersiapkan diri akan kedatanganNya.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.





