Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Pergumulan dan Harapan

Kamis, 27 Agustus 2020
Bacaan: Roma 8:18-30

Jika ditanya : apakah saat ini kita sedang memiliki pergumulan? Sebagian besar di antara kita atau bahkan setiap kita akan dengan lantang menjawab ‘ya’. Setiap kita memiliki pergumulan dan permasalahan masing-masing. Ada kalimat bijak mengatakan selama kita masih hidup, selama itu pula kita akan terus berjumpa dengan pergumulan dan pembelajaran. Tetapi sayangnya, tidak semua pergumulan kita respon dengan baik.

Dalam bacaan hari ini, Paulus menasehatkan bagaimana anak-anak Allah seharusnya merespon pergumulan yang dihadapi. Paulus berkata bahwa sebagai anak-anak Allah, kita harus tetap berpengharapan dalam menghadapi setiap pergumulan. Karena pada akhirnya, kemuliaan akan diterima oleh mereka yang menaruh harapan kepada Tuhan. Paulus juga mengatakan bahwa semua makhluk merasakan derita karena dosa. Dosa mengakibatkan hubungan Allah dan manusia rusak, hubungan sesama manusia rusak, hubungan manusia dengan alam semesta pun rusak. Dan karena kerusakan ini, sampai sekarang manusia masih terus mengeluh (ay. 22).

Hari ini kita diingatkan untuk merespon pergumulan dengan pengharapan. Memang tidak mudah, karena sering kali di tengah pergumulan, diri kita tertutup oleh ego. Karena itu kita harus senantiasa dekat dan melekat dengan Tuhan, Sang sumber pengharapan. Ketika pergumulan begitu berat hingga membuat kita tidak tahu lagi bagaimana harus berdoa, Roh Allah sendiri yang menuntun dan menolong kita. Pergumulan dipakai Tuhan untuk mengasah dan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh karena itu, mari tetap berpengharapan di tengah pergumulan dengan meyakini bahwa ada kemuliaan dari Allah yang menanti kita.

Roma 8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Selamat menghayati pergumulan dan harapan.
Tetap jaga kesehatan jiwa dan raga.
Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan