Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

PERCAYA DAN BERSERAH

Yesaya 7:4

“dan katakanlah kepadanya: Teguhkanlah hatimu dan tinggallah tenang, janganlah takut dan janganlah hatimu kecut karena kedua puntung kayu api yang berasap ini, yaitu kepanasan amarah Rezin dengan Aram dan anak Remalya.”

Konteks bacaan ini adalah saat Raja Ahas (raja Yehuda) ketakutan setelah mendengar bahwa Pekah (raja Israel Utara) dan Rezin (raja Aram) bersepakat untuk menyerbu Yerusalem di Yehuda. Nabi Yesaya menyampaikan firman Tuhan kepada Ahas supaya tenang dan tidak takut. Mengapa? Sebab kedua kerajaan itu tidak lama lagi akan lenyap bagaikan dua puntung api yang berasap. 

Bahkan Yesaya juga mengatakan: “jika kamu tidak percaya, sungguh kamu tidak teguh jaya”. Artinya ada hubungan antara percaya dan mengandalkan Tuhan dengan hidup tenang tanpa takut. Barangsiapa yang sungguh-sungguh percaya dan mengandalkan Tuhan, maka dia akan hidup dengan tenang tanpa takut. Ketakutan raja Ahas dan umat Yehuda menandakan bahwa mereka kurang percaya dan kurang mengandalkan Tuhan. Raja Ahas malahan mengandalkan manusia dengan meminta bantuan raja Asyur.

Memang sebagai manusia kita tidak luput dari berbagai masalah kehidupan, baik penyakit, ekonomi, keluarga, dan lain-lain. Menyikapi masalah yang dihadapi, maka banyak orang yang mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan masalah tanpa mempertimbangkan iman percaya mereka kepada Tuhan. 

Maka saat ini kita diingatkan kembali, hanya dengan sungguh percaya dan datang berserah kepada Tuhan, kita dapat hidup dengan tenang tanpa rasa takut, sekalipun kita sedang dilanda oleh berbagai persoalan kehidupan. Percaya dan berserahlah penuh kepadaNya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.

Tinggalkan Balasan