Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu

Palsu

Matius 7:17


“Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedangkan pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.”

Saat ini, hampir semua barang sudah dipalsukan. Barang bermerek ada KW-nya. Baju, sepatu, tas, aksesoris, smartphone, lagu, film, sampai obat dan makanan, bahkan uang, semua telah dipalsukan.
Pemalsuan inilah yang membawa kerugian banyak pihak salah satunya adalah kita sebagai konsumen yang mungkin pernah tertipu dengan barang palsu dimana kualitasnya tidak baik. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dan cermat supaya bila membedakan mana yang asli dan yang palsu.

Saudara, ternyata yang palsu itu tidak hanya barang. “Kepalsuanpun juga sering terjadi dalam kehidupan rohani kita. Bahkan dalam bacaan kita banyak juga ajaran-ajaran palsu. Mungkin saja tidak hanya ajaran-ajaran yang palsu, tetapi kehidupan rohani kita yang palsu.

Mengatakan bahwa kita ini anak Allah tetapi kenyataannya dalam hidup tidak mencerminkan anak Allah yang hidup dalam kasih. Buah yang kita hasilkan bukan buah yang baik tetapi buah yang tidak baik, misalnya kebencian, iri dengki, hidup dalam hawa nafsu duniawi. Itu contoh kepalsuan Rohani!

Tapi kalau kita mau disebut sebagai anak Allah yang tidak Palsu maka haruslah kita menumbuhkan buah yang baik dalam kehidupan kita yaitu kejujuran, kebenaran dan kasih.

Maka kita tidak akan disebuat anak Allah yang Hidup dalam kepalsuan karena itu akan merugikan.
Jangan sampai kita merugikan orang lain lebih-lebih kehidupan kita tidak menghasilkan buah yang selaras dengan identitas kita sebagai anak Allah.

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan