Nderek Gusti
Yohanes 12 : 47
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Hal apa yang paling sulit untuk dilakukan ketika kita mengaku sebagai pengikut Kristus? Salah satunya adalah hidup dalam ketaatan dan ketertundukan penuh kepada-Nya. Kita bisa dengan segera mengatakan“aku adalah pengikut Kristus” tetapi faktanya justru kita sama sekali tidak mencerminkan sebagai pengikut-Nya. Hal sederhana saja, kita adalah warga negara Indonesia, tetapi ada banyak hal yang menjadi kewajiban kita justru tidak kita lakukan, misalnya membayar pajak, taat hukum, menghormati pemerintahan atau ikut bersama-sama menjaga ketertiban masyarakat. Seringnya kita menjadi warga negara yang egois dan justru menentang yang seharusnya dilakukan. Kalau untuk negara yang lebih sederhana saja kita masih labil, bagaimana menjadi pengikut Tuhan? Sangat mungkin kita tidak berkomitmen juga. Padahal Tuhan datang tidak dengan menakut-nakuti, Tuhan datang dalam kelemahlembutan, kasih dan memberikan keselamatan. Namun ternyata hal baik yang Tuhan berikan tidak kita sambut dengan layak.
Oleh karena itu mari berusaha memperbaiki diri dan mengevaluasi diri sebagai pengikut-pengikut Kristus, agar kasih dan keselamatan Allah tidak kita perlakukan dengan sembarangan dan kita sia-siakan. Mari ikut Yesus dengan sepenuh hati.





