MURAH HATI
Selasa, 30 Mei 2023
1 Korintus 13:4
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Seorang pemuda duduk di trotoar sambil memandangi motornya yang mogok dan tidak melakukan apa-apa. Lalu, seorang pria paruh baya menghampiri dan menawarkan bantuan. Tetapi, pemuda itu menolak dan berkata, “Tidak usah pak, saya sudah minta tolong pada Tuhan, saya masih menunggu Ia datang menolong saya.”. Kemudian, seorang polisi datang dan menawarkan tumpangan. Tetapi, pemuda itu juga menolak karena masih menunggu Tuhan. Lalu, datang juga seorang montir hendak membantunya dengan gratis. Tetapi pemuda itu tetap menolak dan masih menunggu pertolongan Tuhan.
Karena Tuhan tak kunjung datang, pemuda itu menuntun motornya sampai ke rumah dengan kecewa dan marah pada Tuhan. Karena kelelahan, ia tertidur dan bermimpi. Dalam mimpinya, Tuhan datang dan bertanya kepada pemuda itu, kenapa ia tidak ingin ditolong. Pemuda itu pun mengatakan bahwa ia setia menanti pertolongan Tuhan, tapi Tuhan tak kunjung datang. Lalu, Tuhan berkata, “Aku menolongmu melalui pria paruh baya, polisi, dan bahkan seorang montir. Aku sudah menolongmu, tetapi kamu menutup mata akan kehadiranKu dalam diri sesamamu.”
Pernahkah kita kecewa karena pertolongan Tuhan tidak datang? Mari ingat baik-baik dan tanyakan kembali pada diri kita : apakah sungguh Tuhan tidak menolong kita atau jangan-jangan kita yang menutup mata akan kehadiran Tuhan?
Tuhan adalah Sang Pemurah. Ia dapat menyatakan kemurahan dan pertolongan-Nya melalui apa yang ada di sekeliling kita. Kasih itu murah hati (1 Korintus 13:4). Seperti Allah telah bermurah hati kepada kita, mari kita bermurah hati kepada sesama. Amin.
Selamat beraktivitas
Tuhan memberkati





