MUNAFIK
Lukas 11:40
“Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?”
Konflik Yesus dengan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah perihal perilaku dan sikap hidup. Perilaku adalah tampilan. Orang lain melihat perilaku seseorang melalui perbuatan, perkataan, dan pengambilan keputusan. Sikap hidup adalah batin manusia. Orang lain tak dapat melihat sikap hidup seseorang, karena sikap hidup ada di dalam batin. Tampilan perilaku atau tindakan seseorang seharusnya merupakan cerminan dari sikap hidup manusia.
Persoalan besar yang terjadi, Yesus berhadapan dengan orang-orang Farisi yang mencuci tangan sebelum makan, namun mengabaikan sedekah. Mereka membayar persepuluhan, namun mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yesus juga berhadapan dengan ahli-ahli Taurat yang memuliakan diri dengan membangun makam para nabi. Kalau saja mereka bersedekah dan melakukan keadilan, maka tampilan perilaku dan sikap hidup mereka selaras.
Tantangan kita sebagai anak-anak Tuhan adalah hidup jauh dari KEMUNAFIKAN. Artinya, tampilan luar seiring dan sejalan dengan sikap hidup. Seringnya kita hanya berhenti mengolah tampilan luar, namun mengabaikan belajar untuk mengolah sikap hidup. Akibatnya ada sebuah kemunafikan dalam diri kita, memunculkan kesalehan semu. Oleh karena itu mari belajar bersama-sama untuk tidak jatuh dalam kemunafikan, tetapi jadilah anak Tuhan yang selaras dengan tampilan luar juga sikap hidup. Tuhan Yesus memberkati. Amin.





