Selasa, 3 November 2026
Amsal 22 : 1
“Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.”
Mengukir Nama Baik
Trouble adalah anjing terkaya di dunia, karena ia mewarisi uang miliaran rupiah yang diberikan oleh pemiliknya, Leona Helmsley. Rasa sayang yang berlebihan membuat Leona menulis di surat wasiatnya, bahwa Trouble berhak atas uang 112,6 miliar rupiah. Namun, tepat pada tanggal 20 Agustus 2007, Leona meninggal dunia dan orang-orang disekitarnya mengingat namanya sebagai ratu yang kejam. Julukan itu diberikan kepadanya setelah ia terbukti menggelapkan pajak sebesar 12 miliar rupiah. Selain itu, selama hidupnya ia tidak pernah berdampak bagi sesama. Ia kurang memiliki kepedulian pada lingkungan di sekitarnya. Perbuatan buruk Leona semasa hidupnya telah memahat sebuah pandangan negatif terhadap dirinya sendiri.
Tidakkah menjadi suatu hal yang menyedihkan ketika seseorang mengingat nama kita kelak, di pikirannya langsung tergambar bahwa kita adalah “si ratu kejam” ? Jika demikian, bukanlah kebanggaan yang akan disandang, melainkan rasa malu. Firman TUHAN mengingatkan kita akan hal ini. TUHAN menginginkan kita untuk mengukir nama baik daripada bergelimang kekayaan. Dikasihi oleh orang banyak daripada perak dan emas. Namun perlu diingat, bahwa nama baik bukanlah tujuan hidup orang percaya, tujuan hidup orang percaya adalah memuliakan nama TUHAN. Nama baik adalah buah dari ketekunan, kesetiaan, ketaatan dan pelayanan kita kepada TUHAN. TUHAN menginginkan kita untuk taat dan berdampak bagi orang lain, agar perjalanan hidup kita dapat menjadi teladan dan memberi kekuatan bagi sesama untuk melakukan hal yang sama.
Pepatah Yunani mengatakan bahwa, “orang yang baik tidak pernah mati, ia cuma tidur, tidak mati”. Pepatah ini mengingatkan kita akan pentingnya kehidupan yang berdampak dan memberi teladan bagi orang lain. Teladan orang baik berdampak positif seperti; Abraham, Ishak, Yusuf, Musa, Rut, Daud, Petrus, Paulus dan tokoh lainnya. Perbuatan baik dan pelayanan mereka tetap harum sampai detik ini, sehingga mereka dikenal sebagai pahlawan iman. Karena itu, mulai hari ini, marilah kita mengukir nama baik. Hiduplah sebagai seorang pelayan TUHAN, taburkanlah kasih kepada mereka yang membutuhkan, hormati sesama, beri pengharapan bagi mereka yang lemah dan tunjukkanlah keramahan kepada semua orang.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua
0 Komentar
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar.