MENGUBAH KRISIS MENJADI EKSIS
Jumat, 13 Agustus 2021
1 Samuel 30 : 4 – 6
Ada seorang karyawan yang terancam mengalami penurunan jabatan karena kinerja yang jeblok dan target yang tidak tercapai. Karena masa depannya terancam, karyawan ini berfikir keras mencari cara agar ia dapat mempertahankan pekerjaannya. Dalam situasi krisis ini kreativitasnya justru muncul. Dia belajar dari internet, buku, dan pengalaman para seniornya untuk meningkatkan kinerjanya. Yang tadinya bekerja asal, dia berubah menjadi berusaha bekerja sebaik mungkin, demi mempertahankan pekerjaannya Usahanyapun membuahkan hasil. Kinerjanya membaik dan akhirnya ia dapat tetap eksis mempertahankan pekerjaannya.
Situasi krisis dalam kehidupan jika direspons dengan tepat dapat menghasilkan terobosan, kreativitas, bahkan momen pembalikan keadaan ke arah yang positif. Kondisi ini juga dialami Daud ketika mendapati Ziklag terbakar habis, ada banyak rakyat yang ditawan oleh musuh, bahkan Daud sendiri terancam jiwanya. Dalam kondisi krisis, Daud berpaling kepada Tuhan, mencari petunjuk firman-Nya, lalu bergerak berdasarkan tuntunan itu. Hasilnya, kekalahan yang semula dialaminya berubah menjadi kemenangan besar. Musuh dikalahkan, para tawanan direbut, dan kemenangan besar diraih.
Dalam situasi pandemi ini, ada banyak di antara kita yang menghadapi krisis dalam kehidupan, karier, usaha, maupun dalam pelayanan. Jangan terburu-buru menyerah atau menganggap masa depan kita suram dan tanpa harapan. Masih ada Allah yang sanggup menolong, memberi solusi, bahkan membalikkan krisis menjadi peluang agar hidup kita menjadi lebih baik. Yang kita perlukan adalah datang kepadaNya, cari dan ikuti petunjutNya.
Tetap setia taati prokes
Tuhan memberkati





