Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Menghidupi Harapan

Kamis, 22 Oktober 2020
Mazmur 27: 4
Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.

Setiap orang memiliki harapan. Bahkan kita sering menyebutnya dalam doa-doa kita. Biasanya bangun tidur dan sebelum tidur menjadi waktu bagi kita untuk memikirkan banyak hal, termasuk harapan. Setiap kita pasti berharap hidup kita bisa menjadi semakin baik setiap harinya : sekolah lebih baik, bekerja lebih baik, beribadah lebih baik, ekonomi lebih baik, memiliki hubungan yang lebih baik dengan pasangan/dengan anak/dengan orang tua/dengan rekan kerja/dengan rekan pelayanan, dll.

Dalam Mazmur 27: 4 tergambar harapan Daud. Daud berharap bisa berada dalam rumah Tuhan, dapat menyaksikan kemurahan Tuhan, memiliki relasi yang baik dengan Tuhan setiap hari seumur hidupnya. Harapan yang sangat indah dan damai. Dengan harapan ini, tentunya Daud juga mengupayakan banyak hal supaya dia layak menerima anugerah tersebut. Banyak hal yang harus dilakukan dan diupayakan oleh Daud untuk dapat menyaksikan dan menikmati kasih Tuhan di setiap bagian kehidupannya. Meskipun dalam kehidupannya Daudpun banyak menghadapi pergumulan, bahkan ia pernah akan dibunuh putranya sendiri, Daud tetap berusaha menjadi raja yang adil, memerintah dengan takut akan Allah, dan berusaha menjadi raja yang berkenan di hadapan Allah. Ini dilakukan Daud karena Daud menghidupi harapannya. Ia dapat merasakan dan mewujudkan harapan jika dalam hidupnya, ia melakukan sesuai kehendak Tuhan.

Kehidupan Daud menjadi sebuah pelajaran yang sangat baik untuk dicermati. Daud memiliki harapan, dan harapan itu dihidupi dalam kehidupan sehari-harinya. Harapannya untuk dapat hidup damai di dalam Tuhan mempengaruhi usaha-usahanya untuk berjuang menjadi manusia yang layak dihadapan Tuhan. Meskipun tidak selalu mulus, meskipun pernah mengalami kegagalan tetapi Daud kembali pada harapannya.

Jika saat ini kita memiliki harapan, jangan biarkan harapan ini menjadi sekedar harapan. Tapi mari hidupkan harapan di setiap sikap kita. Sebagai contoh kita berharap keluarga kita menjadi keluarga yang bahagia, mari menghidupi harapan ini dengan berusaha mewujudkannya, dengan lebih saling memperhatikan, saling percaya, dll. Mari jadikan harapan sebagai semangat untuk berusaha mewujudkannya, sehingga dari sikap dan perbuatan yang kita lakukan, semakin tergambar harapan yang semakin dekat untuk dicapai.

Selamat menghidupi harapan
Tetap jaga kesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan