Mengapa Takut?

Renungan

Mengapa Takut?

  • 12 April 2023
  • 06:03 WIB
  • admin

Matius 28:8

“Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.” 

Disadari atau tidak, dalam hidup sering muncul rasa takut. Misalnya saja takut karena bencana alam, sakit terminal, takut kehilangan, takut dengan banyaknya ancaman, dan lain sebagainya. Perasaan takut adalah reaksi psikis yang wajar. Namun, dapatkah kita tetap percaya akan penyertaan Allah saat kita merasa takut? 

Ketakutan yang dialami para penjaga cukup beralasan. Mereka mengalami sebuah kejadian alam yang luar biasa. Gempa bumi disertai penampakan malaikat yang digambarkan seperti kilat dan berpakaian putih. Lain halnya dengan para perempuan yang ada pada saat itu. Mereka juga takut, tetapi takutnya diiringi sukacita karena malaikat memberi penjelasan bahwa Yesus telah bangkit. Yesus lantas menjumpai mereka untuk memberi penguatan sekaligus menegaskan tugas yang harus mereka kerjakan yaitu “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.” Mereka sujud menyembah-Nya di tengah perasaan yang berkecamuk. Ia menguatkan mereka dan berkata, “Jangan takut.” Para perempuan itu lalu pergi mengabarkan peristiwa kebangkitan Yesus. Sementara itu, para prajurit terbujur kaku seperti orang mati.

Untuk mengabarkan peristiwa Kebangkitan, kita perlu yakin akan penyertaan Allah. Para perempuan dalam kisah itu menginspirasi kita untuk mewartakan kabar sukacita itu dengan berani. Maut telah ditaklukkan dalam peristiwa Kebangkitan-Nya yang membawa perdamaian dan harapan akan hidup. Kristus telah menjumpai kita; kini giliran kita memerjumpakan semua orang kepada-Nya dengan menjadi pendamai dan pemulih. Selamat mewartakan kabar sukacita dengan penuh keberanian kepada semua orang. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Kategori:
admin
Tentang Penulis

admin

Tim Pelayanan Firman & Warta GKJ Rewulu

GKJ Rewulu

Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua

Bagikan Berkat

Bagikan artikel ini kepada keluarga & sahabat

Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait