MENERIMA DAN MENSYUKURI
Selasa, 1 Agustus 2023
Lukas 17:14-16
Lalu Ia memandang mereka dan berkata: “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.” Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir. Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.
Pada zaman Tuhan Yesus, kusta dipandang sebagai penyakit kutukan dan najis. Jadi, penderita kusta mengalami double rasa sakit, sakit badan dan sakit perasaan karena dijauhi/diasingkan dari komunitas. Bisa dibayangkan bagaimana bahagianya mereka jika mereka bisa sembuh dari kusta. Tidak hanya badannya yang sembuh tapi dia juga diterima kembali dalam komunitas. Pasti sangat bahagia dan bersyukur.
Perasaan itulah yang memenuhi satu di antara sepuluh orang kusta yang telah disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Mereka ber-sepuluh mendatangi Tuhan Yesus, berteriak memohon belas kasihan. Mereka ber-sepuluh disembuhkan semua. Kesepuluhnya sama-sama merasakan dipulihkan dari rasa sakit tubuh mereka dan punya kesempatan untuk kembali ke keluarga mereka. Namun hanya satu orang yang kembali, tersungkur di depan kaki Tuhan Yesus, dan dengan suara nyaring mengucap syukur kepadaNya dan memuliakan Allah. Dia benar-benar bersyukur apa yang dia impikan menjadi kenyataan. Karena itu setelah impiannya tercapai ia kembali datang kepada Tuhan Yesus untuk bersyukur dan memuliakan Allah.
Setiap kita pun punya harapan. Apa yang kita lakukan ketika harapan kita menjadi kenyataan? Langsung memberitahu orang-orang terdekat kita? Atau mengajak keluarga dan sahabat kita makan-makan syukuran? Bolehkah itu kita lakukan? Boleh. Tapi hari ini kita diingatkan bahwa terwujudnya impian kita adalah berkat dari Tuhan. Jangan sampai kita menjadi seperti sembilan orang kusta yang tidak tahu berterima kasih! Hanya menerima tetapi tidak mensyukurinya. Mari kita tidak hanya datang berteriak meminta Tuhan untuk mewujudkan keinginan kita, tetapi juga datang bersujud kepada Tuhan ketika impian kita sudah diwujudkan. Amin.
Selamat mensyukuri berkat Tuhan
Tuhan beserta kita





