Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

MEMELIHARA KESATUAN

Efesus 4:2-6

“Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.”

Hidup yang kita jalani seharusnya hidup yang tidak seenaknya saja. Kita harus menyadari bahwa diantara kita ada orang lain dan juga ada Tuhan. Orang-orang yang ada diantara kita memiliki sikap, karakter, prilaku yang berbeda-beda. Seharusnya kita bisa bersikap bijaksana dalam membangun relasi dengan orang-orang yang ada disekitar kita, khususnya dalam persekutuan kita orang-orang yang telah diselamatkan di dalam penebusan Yesus Kristus. 

Dalam bacaan kita saat ini Paulus hendak menjelaskan bahwa setiap orang yang telah percaya hendaknya menghidupi panggilannya layaknya sebagai seorang percaya. Dan inilah yang dimaksud Paulus dengan kata “berpadanan dengan panggilan”. Sehingga panggilan menjadi seorang kristen tidak hanya sebatas pada status, tetapi memang menghidupi panggilan itu dengan kesungguhan. Dan Paulus memberi dirinya menjadi contoh bahwa ia rela dipenjara hanya karena Tuhan. Menjadi seorang kristen dibutuhkan komitmen dan kesungguhan, sekalipun harus menanggung derita.

Selanjutnya Paulus lebih rinci lagi menjelaskan bagaimana hidup yang berpadanan dengan panggilan, yaitu rendah hati, lemah lembut, sabar, menunjukkan kasih untuk saling membantu dan memelihara kesatuan Roh. Inilah yang menjadi panggilan hidup kita sebagai seorang kristen. Marilah kita senantiasa menghidupi dan memelihara kesatuan Roh dan Tuhan sendirilah yang telah mempersatukan kita dalam satu Tuhan, satu iman dan satu baptisan. Tuhan Yesus memberkati. Amin

Tinggalkan Balasan