MASIH ADAKAH HARI ESOK?
Selasa, 27 Juli 2021
Wahyu 20 : 11 – 15
Salah satu kebiasaan manusia adalah menunda-nunda pekerjaan. Ada yang ditunda dengan alasan menunggu waktu yang tepat; terlalu membosankan atau justru terlalu sulit; dianggap bisa diselesaikan dengan cepat atau justru karena terlalu istimewa. Intinya, penundaan ini dilakukan karena pemikiran bahwa masih ada hari esok. Namun benarkah demikian? Bukankah waktu manusia adalah misteri? Tidak ada yang tahu apakah esok kita masih ada.
Bacaan kita hari ini adalah sebagian dari surat yang ditulis Yohanes bagi umat percaya yang mengalami penderitaan dan penindasan pada waktu itu. Isinya tentang penghiburan sekaligus pengingat supaya seluruh umat percaya tetap giat menjalankan iman mereka meskipun didera berbagai kesulitan. Mereka yang lalai akan mendapatkan ganjaran, sedangkan mereka yang taat akan diperhitungkan oleh Tuhan dan namanya akan dicatat di buku kehidupan sebagai wujud keselamatan.
Mari kita memperhatikan sekeliling kita. Berbagai peluang dan kesempatan terbuka bagi kita untuk bersaksi melalui perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari. Kesaksian melalui perbuatan itu merupakan wujud nyata ketaatan kita dalam beriman. Oleh karena itu, selagi masih ada waktu, mari kita gunakan kesempatan untuk berbuat baik tanpa nanti, tanpa menunda. Karena tidak ada yang tahu mengenai misteri waktu Tuhan. Setidaknya, bila hari esok tidak ada bagi kita, bila waktu kita habis, yang terbaik sudah kita berikan.
Selamat mengisi hari dengan kebaikan
Tetap setia taati prokes
Tuhan memberkati





