KONSISTEN
Rabu, 1 Maret 2023
Kolose 3 : 17
Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.
Esuk dhele, sore tempe. Istilah orang Jawa ini menggambarkan sikap seseorang yang tidak konsisten antara ucapan dan perbuatan beberapa waktu yang lalu, saat ini, ataupun di masa datang. Sikap berubah sesuai dengan mood (perasaan) atau kepentingan. Kalau pas butuh dibaik-baikin, kalau pas sedang tidak butuh, ya tidak peduli. Kalau pas perasaannya baik diajak ngobrol enak, kalau moodnya pas jelek, langsung marah-marah ke semua orang. Sikap semacam ini tidak dikehendaki Tuhan dan sering kali merusak hubungan antar manusia menjadi.
Melalui perikop manusia baru dalam Kolose, Tuhan menyatakan kehendakNya agar anak-anakNya menjadi pribadi yang konsisten, perbuatan dan perkataan selaras/sesuai. Konsisten yang seperti apa? Males-malesan terus? Berucap dan bertindak seenaknya sendiri tergantung kepentingan atau perasaan? Atau konsisten yang bagaimana? Kolose 3 : 17 mengatakan Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. Artinya Tuhan menghendaki agar ucapan dan perbuatan kita seturut dengan kehendak Allah. Bukan sembarang berucap dan bertindak sesuai mood atau kepentingan. Dengan jelas disebutkan : lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus. Pribadi yang konsisten menjaga tutur kata dan sikap sesuai kehendak Tuhan adalah harapan Tuhan bagi setiap kita. Mari di masa Pra Paskah ini kita berlatih untuk konsisten bertutur dan bersikap baik, bukan berdasarkan kepentingan atau mood kita, tetapi karena itulah wujud kesetiaan kita kepada Tuhan. Amin
Selamat beraktivitas.
Tuhan memberkati.





