Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Kita Tidak Pernah Ditinggalkan

Kamis, 27 Mei 2021

Yohanes 16: 16 – 18

Pernahkah kita dijanjikan akan selalu ditemani, tapi kenyataannya malah ditinggal? Apa perasaan kita ketika ditinggalkan orang yang kepadanya kita menaruh harapan? Situasi ini juga pernah terjadi ketika Yesus akan meninggalkan murid-murid-Nya. Para murid kebingungan ketika Tuhan Yesus mengatakan tentang perpisahan, mereka tidak mengerti apa yang Yesus maksudkan.

Pemberitaan tentang kepergian Tuhan Yesus merupakan berita yang menyesakkan bagi mereka. Ditinggal, setelah hampir selalu ke mana-mana bersama-sama, bukan hal yang mudah diterima. Secara psikologis, peristiwa semacam ini membuat mereka takut. Hal ini disadari oleh Yesus. Oleh karenanya Ia memberikan penguatan kepada mereka, supaya mereka bisa terus melakukan perbuatan baik yang selama ini telah diajarkan-Nya.

“Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat saja pula kamu akan melihat Aku”, sepintas ayat 16 ini membingungkan. Di satu sisi Yesus mengatakan para murid tidak melihat, tetapi di sisi lain akan melihat. Melalui perkataanNya ini, sebenarnya Tuhan Yesus menggambarkan tentang keberadaan Allah Tritunggal, kesatuan tak terpisahkan Bapa-Yesus-Roh Kudus. Roh Kudus hadir menolong para murid meneruskan hidup mereka. Roh ini menegaskan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya berjuang sendirian di tengah sukarnya pergumulan dunia. Roh itu memberi kita keberanian bertindak di tengah keraguan, memberi sukacita dan kekuatan. Melalui renungan hari ini kita diajak untuk memahami dan merasakan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Ia selalu hadir dengan berbagai karyaNya dalam hidup kita.

Selamat merasakan kehadiran Tuhan
Tetap jaga jesehatan jiwa raga
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan