JANGAN PROTES PADA PROSES
Jumat, 11 November 2022
Markus 4 : 31 – 32
Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.”
Siapa sangka biji yang paling kecil daripada segala jenis benih yang ada di bumi bisa tumbuh menjadi pohon dengan cabang-cabang besar bahkan menjadi tempat burung-burung untuk bersarang. Sesuatu yang sangat kecil, bahkan hanya ditiup saja bisa terbang, setelah melalui proses sekian lamanya bisa menjadi besar, kuat, dan bermanfaat. Proses menjadi syarat yang harus dilalui untuk menjadi besar.
Kalau mau menjadi besar ya harus mau melalui proses. Jangan protes pada proses! Setialah berproses! Ini yang dikehendaki Tuhan untuk kita renungkan dan lakukan supaya kita setia berproses, tumbuh menjadi pohon yang kuat dan bermanfaat bagi sekeliling kita, sehingga semakin banyak orang yang merasakan damai sejahtera Allah. Sebagai murid Kristus, nilai kerajaan Allah yang sudah ditabur dalam diri kita jangan sampai dibiarkan mati tetapi harus terus bertumbuh, supaya damai sejahtera dapat dirasakan di bumi. Proses yang harus dilewati seringkali tidak mudah dan butuh waktu lama. Ada saja angin, hujan, badai, ulat yang mengganggu pertumbuhan kita. Tetapi tetap setialah berproses, karena itu yang harus kita lalui sebagai anak Tuhan yang semakin dewasa. Amin.
Selamat beraktivitas
Tuhan memberkati





