JANGAN MENDUA
WAHYU 2:13
“Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.”
Ada sebuah TV Series yang sedang viral saat ini dengan judul “Layangan Putus”. Tv series ini menceritakan tentang hancurnya kehidupan pernikahan karena adanya ketidaksetiaan. Suami menduakan cinta istrinya dengan perempuan lain. Tentu hal ini sangat menyakitkan dan menjadi pengingat bahwa dalam hubungan cinta dan perkawinan, tidak ada satupun yang rela untuk diduakan. Diduakan tentu hal yang tidak menyenangkan karena tidak mendapatkan kasih sayang dan kesetiaan yang utuh. Menduakan sesungguhnya tanpa disadari menjerumuskan kita pada masalah. Karena itu janganlah mendua hati, terutama dalam hubungan kita dengan Tuhan Yesus.
Teguran ini juga disampaikan Kristus kepada beberapa anggota jemaat Pergamus. Pergamus adalah kota yang terkenal karena terdapat kuil penyembah kepada Kaisar Agustus dan dewi Roma serta kuil Asklepios, dewa penyembuh. Selain itu terdapat juga mezbah raksasa untuk Zeus, dewa agung Yunani. Sekalipun demikian jemaat Pergamus secara umum tidak tergoda untuk menyangkal imannya kepada Yesus Kristus. Mereka tetap konsisten, teguh dan setia percaya kepada Yesus Kristus. Ternyata tidak semua anggota jemaat tang setia kepada Kristus. Ada beberapa anggota jemaat yang menduakan Kristus. Kristus memanggil mereka untuk bertobat dengan hanya menyembah-Nya.
Diakui atau tidak pada masa sekarang ini hoby, pekerjaan, gadget, sinetron dan lain sebagainya membuat kita ‘menduakan’ Kristus. Artinya banyak hal yang menggoda kita untuk menduakanNya. Apapun alasannya Kristus tidak menghendaki kita menduakanNya. Oleh karena itu berusahalah supaya dalam hidup kita ini Kristus menjadi utama dan satu-satunya untuk kita imani. Kuduskanlah Kristus dalam hatimu sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tuhan Yesus memberkati. Amin.





