Jagalah Pengharapanmu!
Markus 10:47-49a
“Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!”
Harapan adalah hal yang penting dalam hidup. Dengan harapan orang mampu bertahan untuk hidup meskipun terasa berat dan tidak mudah untuk dijalani. Harapan menggerakan tubuh kita untuk mencari pertolongan dan jalan keluar dalam setiap persoalan yang sedang terjadi. Harapan membuat kita mampu melangkah sesakit apapun kaki kita. Harapan membuat tangan kita terulur lebih jauh untuk meraih yang terbaik. Harapan membuat kita untuk tetap mengarahkan pandangan kedepan meski didepan banyak hal yang tidak pasti. Kebalikannya, orang yang sudah tidak punya harapan akan hanya berdiam diri, tak melakukan apa-apa, lemas, nglokro, tak bersemangat dan tak bergairah lagi.
Sadar atau tidak sadar terkadang kita jatuh pada keputusasaan, tidak punya daya dan semangat lagi untuk melanjutkan hidup dengan segala dinamikanya. Lelah ketika sering menangis, merasakan kesedihan dan hidup yang terasa berat juga tidak mudah. Lalu apakah ini yang menjadikan alasan untuk kita menyerah dan hilang pengharapan?
Saudara yang terkasih,
Dalam bacaan kita, Bartimeus salah satu orang yang setia menjaga panggarapannya kepada Yesus. Dia hanyalah seorang pengemis buta di pinggiran kota Yerikho. Dia hanyalah seorang pengemis buta di pinggiran kota Yerikho. Dia bukan orang yang terpandang. Dia bukan siapa-siapa. Orang mungkin memandang sebelah mata. Tetapi ketika dia tahu dan mendengar bahwa Yesus berkuasa menyembuhkan, maka dengan berpengharapan ia berteriak dan memohon kepada Yesus: “Kasihanilah aku!” Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru dan berpengharapan kepada Yesus. Dan Yesus menyembuhkannya.
Bagaimana dengan kita, sesulit dan sesesak apapun hidup kita masihkah kita menjaga pengharapan kita kepada TUHAN? Percayalah bahwa selalu ada harapan bagi yang percaya dan berharap kepada Tuhan. Tuhan pasti menjawab setiap pergumulan kita dalam harap kepada-Nya. Karena Tuhan adalah sumber segala hidup; sumber pengharapan. Jagalah pengharapanmu, jangan menyerah! Tuhan Yesus memberkati. Amin





