HAMBATAN DARI SI JAHAT
1 Tesalonika 2:18-20
Sebab kami telah berniat untuk datang kepada kamu — aku, Paulus, malahan lebih dari sekali —, tetapi Iblis telah mencegah kami. Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu? Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.
Betul bahwa ketika kita sudah hidup dalam anugerah Allah membuat kita selamat dan terbebas dari belenggu dosa, tetapi ada satu hal yang sering dilupakan oleh orang Kristen, yaitu bahwa si jahat akan terus menggoda bahkan menghambat kita agar kita jatuh dan melepaskan anugerah keselamatan tersebut. Hal ini juga diakui oleh Paulus, dalam mengerjakan misinya untuk mewartakan Injil, Paulus mendapatkan banyak hambatan dari si jahat dengan beragam bentuknya yang membuat gerak langkah Paulus harus terhenti sejenak.
Ada hal baik yang dapat kita pelajari dari Paulus, walaupun ia seorang rasul dan begitu mengasihi Kristus, ia tidak sombong dengan statusnya tersebut, ia tetap menyadari bahwa kapanpun iblis dapat mengganggu apa yang ia lakukan. Oleh karena itulah kita melihat Paulus begitu terhibur ketika jemaat yang ia rawat menunjukan pertumbuhan iman dan bagi dirinya hal tersebut lebih dari cukup untuk mengalahkan hambatan iblis yang mencoba menghambat karya pelayanannya. Kita dapat belajar bahwa mengalahkan hambatan iblis sejatinya hanya dapat dilakukan di dalam Kristus, kasih yang sempurna dari Allah yang dapat mengalahkan semua hal buruk. *Jadi hiduplah dalam terang Kasih Kristus agar kita tetap dalam kebenaran.*





