Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

DIMANA DAMAI ITU?

Yohanes 16:33 

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Saudara yang terkasih, 

Bagaimana hati anda saat ini, damai sejahtera? 

Saudara tentu sependapat bahwa damai sejahtera adalah hal yang dirindukan semua orang di dunia ini. Segala cara ditempuh demi damai diperoleh dalam kehidupan pribadi, keluarga, bahkan antar negara. Sebab itu, konselor tak pernah sepi, diplomat selalu sibuk, dan pasukan perdamaian masih saja dibentuk. Sebagai orang kristiani, seberapa sering kita mengalami dan merasakan damai sejahtera? Jika damai sejahtera adalah buah Roh Kudus yang diam di dalam kita, bukankah seharusnya kita mengalaminya setiap hari? 

Akan tetapi melalui bacaan kita, selain menjanjikan damai sejahtera, Tuhan Yesus juga memastikan bahwa masalah besar akan dialami oleh mereka yang menjadi murid-murid-Nya. Lebih tepatnya, mereka akan “menderita penganiayaan”. Lalu bagaimana mungkin mereka bisa beroleh damai sejahtera kalau mereka hidup dalam penderitaan dan penganiayaan? 

Kita mengimani bahwa Yesus memegang kuasa tertinggi, segala sesuatu diletakkan di bawah kaki-Nya. Sebab itu, tidak ada masalah yang bisa luput dari perhatian-Nya atau terlalu sukar untuk ditangani-Nya.

Yesus tidak mengajar murid-murid-Nya bagaimana cara menghindari atau melarikan diri dari masalah, tetapi bagaimana menghadapi masalah dengan memandang dan berharap kepada-Nya. Kehadiran Roh Kudus memungkinkan kita memiliki damai sejahtera yang melampaui segala akal, dengan mengarahkan kita kepada Pribadi yang memegang kendali atas segala situasi. Badai masalah takkan dibiarkan-Nya melampaui kekuatan kita, namun justru membentuk kita makin mencerminkan Dia. Maka, Roh Kuduslah yang memberikan damai sejahtera bagi kita meskipun derita menerpa hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan