DIA TURUT MENDERITA
IBRANI 2:10
“Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan ,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.”
Penderitaan dapat membuat manusia semakin kuat dalam menjaga dan mempertahankan imannya. Akan tetapi di sisi lain, tak sedikit manusia yang karena penderitaan meninggalkan imannya. Oleh karena itu kualitas iman seseorang sangat mempengaruhi dalam menghadapi penderitaan.
Penulis Surat Ibrani menyebut Yesus sebagai pemimpin (arkhegos)keselamatan. Seorang arkhegos adalah seorang yang merintis jalan supaya diikuti oleh orang lain. Itulah yang dimaksud penulis Ibrani saat ia memakai istilah arkhegos pada Yesus.
Yesus adalah pribadi yang sepenuhnya telah melaksanakan tugas hidupnya dengan sempurna. Ia hidup sesuai dengan tugas dan tujuan Allah. Tiada satu pun rancangan Allah yang lalai dilakukan Yesus. Melalui penderitaan-Nya, Dia sepenuhnya mampu memenuhi tugas-Nya menjadi perintis keselamatan umat manusia. Ia merasakan kesusahan dan penderiaan manusia. Ia telah mengalami pencobaan yang melampaui apa yang sanggup manusia tanggung.
Tidak semua orang dapat memahami pergumulan, kesusahan, dan penderitaan hidup kita. Namun, Yesus sungguh-sungguh memahaminya dan Ia mengerti kondisi kita. Dia sanggup memberikan yang terbaik bagi kehidupan kita. Karena itu, datanglah kepada Yesus dan bersandarlah kepada-Nya. Ia bukan hanya menghibur dan menguatkan kita, tetapi juga menjadikan hidup kita menjadi bejana yang mulia bagi-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.





