Dia Tetap Menunggu
Yohanes 15:9
“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.”
Saudara yang terkasih,
Bagaimanakah hubungan saudara saat bersama Kristus?
Apakah selalu ingat Dia atau kadang-kadang? Padahal Dia setiap hari ingat kita.
Apakah kita diam-diam saja denganNya? Padalah Dia mencintai kita. Ataukah cuek-cuek saja? Padahal Kristus senantiasa mencintai kita Saudara yang terkasih, seperti ayat yang kita renungkan saat ini memperlihatkan bahwa Kristus senantiasa mencintai kita!
Biasanya, cinta itu ada syaratnya. ‘Aku mencintaimu asalkan kamu…..’
Tetapi saudara, cinta Kristus tidak bersyarat. Ia tidak menuntut syarat apapun.
Tetapi bukan berarti lalu hidup kita seenaknya saja. Bukan berarti lalu Tuhan mengijinkan kita berbuat jahat yang bertolak dengan cinta kasih. Tuhan pasti kecewa dan sedih. Tuhan tetap menginginkan supaya kita menjadi anakNya yang baik, penuh dengan cinta kasih, berbuat kebaikan bukan hal yang jahat kepada orang lain.
Karena itu Kristus menunggu kita untuk kembali ke cinta kasih-Nya. Menunggu kita setiap harinya untuk memiliki hubungan yang indah bersama-Nya.
Setiap hari Kristus menunggu kita membalas sapaan-Nya.
Apakah kita sudah membalas sapaan-Nya setiap hari?
Dia masih menunggu.
Sapalah Dia, jalinlah relasi yang indah bersama Kristus. Karena kasih-Nya tanpa syarat untuk kita.
Tuhan memberkati. Amin.





