Bunga Mawar
Yesaya 40:10-11
“Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.”
Bunga mawar adalah salah satu bunga yang indah dan memiliki banyak warna. Pernahkah saudara meraba kelopak dari bunga mawar? Jikalau saudara meraba kelopak dari bunga mawar akan terasa sangat halus. Pernahkah saudara memegang tangkainya? Mungkin kita akan sedikit harus berhati-hati karena bisa saja kita terluka karena menyentuh tangkai yang penuh dengan duri yang keras dan tajam. Pertanyaannya manakah yang diciptakan TUHAN? Kelopaknya atau tangkainya yang berduri? Ya pasti dua-duanya.
Tentu ketika TUHAN menciptakan duri pada tangkai bunga mawar ada maksud baik. Salah satunya adalah karena kelopak bunga mawar mudah rontok, karena ada duri jadi burung dan lebah akan lebih berhati-hati jika mau mendekati dan berhinggap di bunga mawar tersebut. Maka duri ini berguna untuk melindungi dan mencegah kerontokan kelopak. Artinya ada dua sisi indahnya bunga mawar yaitu kelopak yang lembut dan duri yang keras. Demikian juga dengan cinta kasih terdiri dari dua sisi yaitu sikap lembut dan keras. Begitu juga kasih TUHAN bagi kita, terkadang TUHAN bersikap luwes dan lunak tetapi terkadang TUHAN bersipak keras. Seperti dalam bacaan kita ini juga memperlihatkan sisi keras TUHAN (10) dan sisi lembutNya (11). Begitu juga dalam pertumbuhan iman diperlukan kedua sisi tersebut. Iman kita akan kerdil kalau selalu diperlakukan lunak dan semua yang diinginkan dikabulkan. Tegas dan keras juga merupakan ungkapan kasih. Kasih yang utuh terdiri dari sisi lembut dan sisi tajam. Maka apapun yang sedang terjadi saat ini, baik TUHAN sedang lembut maupun keras dengan kita, TUHAN mengasihi kita. Disitulah kita diajak untuk mengalami pertumbuhan iman, bukan menjadi iman yang kerdil. Selamat bertumbuh! Tuhan Yesus memberkati. Amin.





