Buahmu menunjukan siapa dirimu
Matius 7 : 17
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, ungkapan ini rasanya sudah sangat sering kita dengar. Dan rasanya kita sepakat bahwa ungkapan ini bukan hanya sebuah perkataan kosong. Semua orang dapat dikenal melalui perkataan dan tindakan yang mereka nyatakan sendiri, dan sedikit banyak hal itulah yang membangun pemahaman kita tentang orang tersebut. Hanya saja persoalannya ada banyak orang yang memiliki cara untuk menutupi siapa dirinya yang sebenarnya dengan melakukan sesuatu yang dipoles sedemikian rupa sehingga orang bisa salah kenal. Ada banyak alasan dan tujuannya orang melakukan itu, misalnya demi keuntungan pribadi, demi menyelamatkan diri dari kesalahan masa lalu, ataupun yang lainnya. Itulah kira-kira yang dilakukan oleh nabi-nabi palsu yang mencoba menyesatkan banyak orang demi mendapatkan keuntungan pribadi.
Oleh karena itu Kristus mengingatkan kepada kita, petiklah buah yang benar-benar buah dari seseorang, bukan buah yang dipoles apalagi buah yang sebenarnya milik orang lain. Untuk mengetahui itu tentu butuh waktu dan proses, salah satunya adalah dengan kesabaran dan ketulusan, dengan ketulusan kita akan mampu melihat seseorang lebih jernih dan luas sehingga kita dapat mengenalinya dengan lebih baik lagi.





