Bersembunyi
Kamis, 24 Februari 2022
Mazmur 139 : 7 – 8
Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau.
Ada sebuah peribahasa yang mengatakan: lempar batu, sembunyi tangan. Bersembunyi adalah salah satu tindakan yang sering dilakukan kita ketika kita melakukan kesalahan. Ada yang bersembunyi dengan langsung menghilangkan jejak, ada yang membela diri, ada pula yang melakukan aktivitas yang baik tetapi untuk menutupi kesalahannya. Berharap dengan bersembunyi, orang lain tidak mengetahui dan dia aman.
Dalam mazmur hari ini, pemazmur begitu sedih karena ia melakukan kesalahan, sehingga ia ingin bersembunyi, berlari menjauh dari Allah. Tetapi kemana pun sang pemazmur pergi, dia tetap menemukan Allah ada di sana. Karena Allah Mahatahu. Allah tahu setiap perbuatan manusia, tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya.
Begitupun dengan kehidupan kita, Allah tahu setiap hal dalam hidup kita. Tidak ada alasan untuk kita semakin menjauh dari Tuhan ketika kita berdosa. Lebih baik mendekat pada Allah dan berharap Allah menolong menyadarkan kita dan kita mulai belajar untuk memahami kehendak-Nya. Karena ke manapun kita bersembunyi, Allah ada di sana, karena Allah Mahatahu. Datang kepada Tuhan, mengakui, dan bertobat, itulah yang dikehendaki Tuhan.
Amin.
Semangat beraktivitas
Tetap jaga kesehatan
Tuhan memberkati





