Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

Berbahagialah Hai Orang Benar

Mazmur 119:1-3

“Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.” 

Menjadi orang baik merupakan hal yang cukup mudah daripada menjadi orang benar. Menjadi orang baik cukup dengan membantu atau memberi sesuatu kepada orang lain, kita akan bisa disebut orang baik. Tetapi menjadi orang benar, lebih banyak tantangannya. Sebab menyatakan kebenaran kadang susah untuk diterima oleh orang lain sehingga bisa jadi ketika kita menyatakan dan melakukan kebenaran yang tidak sesuai dengan pemahaman orang lain, kita akan dimusuhi mereka. 

Pada mazmur 119 ini, menggambarkan ciri-ciri orang yang hidup benar di hadapan Tuhan. Dan ketika mampu hodup di dalam kebenaran membawa sebuah kebahagiaan di dalam hidupnya. Orang yang benar adalah orang yang menuruti Taurat Tuhan, memegang perintahNya, mencari Dia segenap hati dan yang tidak melakukan kejahatan tetapi menuruti apa yang ditunjukkanNya. Orang yang mampu melakukan hal inilah yang mendapatkan kebahagiaan sejati, sekalipun tidak mudah. Seperti yang saya katakan tadi menjadi orang benar lebih sulit daripada menjadi orang baik. Meski sulit tetapi Tuhan sendirilah yang akan menolong dan memampukan kita untuk melakukannya. Tuhanlah yang akan menjadi pelindung dan penolong umatNya untuk melakukan kebenaran. Orang benar akan selalu melakukan kehendak Tuhan dengan ketulusan hatinya bukan karena pamrih, tapi atas dasar syukur atas anugerah Tuhan yang sudah dirasakan dan menyadari bahwa itulah tugas panggilan kita sebagai umatNya. 

Kebahagiaan adalah dambaan setiap kita manusia. Namun untuk mendapatkannya tidak mudah, membutuhkan tekad dan kemauan yang kuat yaitu dengan menataati segala peraturan dan ketertapan Tuhan, selalu mencari Tuhan dan serta selalu berbuat baik, tidak lagi mengikuti hawa nafsunya sendiri. 

Bagaimana? Apakah kita mau menjadi orang yang bahagia? Jadilah pribadi yang hidup di dalam kebenaran, walaupun sulit tapi Tuhan akan menolong dan melindungi kita.

Mari kita lakukan kehendak Tuhan hidup didalam kebenaran dengan sukacita dan penuh rasa syukur. Maka, berbahagialah orang yang hidup dalam kebenaran. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan