Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

BERANI MELEPASKAN

Selasa, 25 Oktober 2022

Kejadian 19:17, 26
Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: “Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di mana pun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap.”
Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. 

Ketika terjadi perseteruan antara para gembala Lot dan Abram, Abram mengusulkan agar mereka berpisah. Kemudian Lot melayangkan pandangnya dan memilih lembah Yordan untuk ditempati. Lot berkemah di dekat Sodom. Namun sayangnya, sikap penduduk Sodom sangat jahat dan berdosa kepada Tuhan sehingga Tuhan ingin memusnahkan daerah itu. Tuhan mengutus malaikatnya untuk menemui Lot. Lot disuruh untuk lari, menyelamatkan diri, jangan berhenti, dan menengok ke belakang. Namun istri Lot tidak mematuhinya dan menjadi tiang garam. Istri Lot ternyata tidak berani melepaskan apa yang di belakangnya. Padahal ada masa depan indah di depan menantinya.

Kita sering seperti istri Lot yang sulit untuk melepaskan kenyamanan dosa kita dan akhirnya menanggung akibatnya. Tuhan sudah memperingatkan kita untuk bertobat, tetapi bukannya melepaskan diri dari dosa, kita justru menggenggam erat dosa. Kita merasa nyaman dan nikmat hidup di dalam dosa. Istri Lot yang menjadi tiang garam kiranya menjadi peringatan bagi kita. Kita diajak untuk belajar melepaskan kenyamanan kita yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Sulit memang, namun ketika kita berani melepaskan kenyamanan dosa, ada berkat indah yang menanti kita.
Amin.

Selamat beraktivitas
Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan