Warta Gereja • Renungan • Kegiatan

GKJ Rewulu
Renungan GKJ Rewulu

BELAJAR BERPROSES

Yeremia 29:11

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”

Dalam sebuah peperangan, pihak yang kalah akan menjadi tawanan dari pihak yang menang. Kita bisa membayangkan bagaimana posisi dari pihak yang kalah dalam peperangan, yakni hanya bisa berserah, dan mengikuti apa saja yang dikehendaki oleh pihak yang menang. Pihak yang kalah mau tidak mau sudah akan menjadi tawanan bagi pihak yang menang.

Menjadi tawanan, setidaknya juga dialami oleh umat Israel ketika berada dalam masa pembuangan di Babel. Perasaan duka mendalam, mulai hilang harapan, menginginkan supaya masa-masa suram bisa cepat selasai. Namun pada kenyataannya, berdasarkan nubuatan dari Nabi Yeremia, mereka justru menerima realita bahwasanya masa pembuangan itu berlangsung selama 70 tahun. Kecewa… itu sudah pasti! Namun, apakah kondisi duka ini membuat Tuhan meninggalkan umat Israel? Sekali-kali pun tidak! Di tengah kondisi kedukaan umat Israel, Tuhan senantiasa menyertai mereka, bahkan Ia berjanji akan memulihkan kondisi mereka dan menjanjikan hal-hal baik kepada mereka asalkan mereka bersedia dengan setia berserah penuh pada kehendakNya.

Dari perenungan kita saat ini, kita diingatkan kembali untuk *menikmati setiap proses kehidupan dengan ikhlas dan totalitas serta berserah penuh pada kehendakNya!* Walaupun terkadang setiap proses itu tidaklah menyenangkan dan sesuai dengan keinginan kita, namun marilah kita sadari bahwa kasihNya senantiasa menopang, memberi tuntunan serta memberikan kita pemulihan. Selalu ada pembelajaran yang senantiasa Ia hadirkan, meskipun itu tidak sesuai dengan keinginan kita, dan justru mendukakan hati kita. Namun, Tuhan selalu punya caraNya sendiri untuk mendidik umatNya, dan semua itu demi kebaikan kita semua.

Kiranya belas kasihNya memampukan kita untuk tetap setia menikmati proses kehidupan ini dengan penuh keberserahan diri. Tuhan memberkati kita semua. Amin 

Tinggalkan Balasan