⚠️ HATI-HATI⚠️
Selasa, 11 Januari 2022
Markus 14 : 29 – 30
Rambu-rambu seperti dalam judul renungan hari ini, yaitu gambar tanda seru dengan warna hitam dan dasar warnanya kuning berarti pengguna jalan harap hati-hati saat memasuki jalur atau wilayah yang terdapat rambu tersebut. Begitupun dalam hidup sehari-hari kita. Kita perlu untuk berhati-hati supaya kita bisa sampai di tujuan kita yaitu kesempurnaan keselamatan.
Bacaan hari ini berkisah tentang salah seorang murid Tuhan Yesus, yaitu Simon Petrus. Dia adalah murid pertama yang menjadi pemimpin bagi para murid yang lain, dia pemberani, dan masih ada beberapa keunggulan Simon Petrus lainnya dibandingkan para murid yang lain. Tetapi Petrus juga hanya manusia biasa, yang bisa jatuh dalam kegagalan. Kali ini dia jatuh karena perkataannya, dia membanggakan diri, cenderung menyombongkan diri, dan terkesan meremehkan yang lain. Petrus menunjukkan bagaimana dia akan tetap setia dan mengikut Tuhan sekalipun sendirian. Bahkan ketika dia ditegur langsung oleh Yesus pun, Petrus masih ‘ngeyel’ dengan kata-katanya. Sungguh luar biasa komitmen dan janji yang diucapkan Petrus, tetapi beberapa saat kemudian, Petrus menyangkal Tuhan Yesus, bukan hanya sekali tetapi sampai tiga kali (ayat 30).
Setiap kita berpotensi untuk melakukan hal yang sama seperti Petrus berkomitmen dan berjanji setia, baik kepada Tuhan, kepada pasangan, tetapi seiring perjalanan waktu kita bisa saja menyangkal janji dan komitmen kita. Hal ini bisa terjadi karena ada tekanan, tuntutan hidup atau faktor yang lain. Hari ini kita diingatkan kembali agar lebih berhati-hati dan waspada dengan setiap janji dan komitmen yang kita ucapkan. Jangan sombong dan merasa kuat dengan kekuatan sendiri namun bergantunglah sepenuhnya pada penyertaan Tuhan.
Tetaplah berhati-hati ⚠️
Tetap setia taati prokes
Tuhan memberkati





